Biosecurity Sebagai Salah Satu Faktor Penentu Keberhasilan Suatu Usaha Peternakan

Dalam menjalankan usaha, membuat sebuah kebijakan dalam menentukan keputusan strategis harus berlandaskan catatan administrasi dan berbasis knowledge. Semua tantangan itu tidak mungkin bisa dilalui bila kita hanya ingin coba-coba atau iseng saja dalam memulai usaha. Sejak awal, sebaiknya kita harus punya niat untuk menjalankan usaha tersebut dengan serius karena bisnis yang sekedar iseng dan coba-coba biasanya akan cepat ‘gulung tikar’. Sebenarnya kita tidak harus ahli di bidang bisnis yang akan dikerjakan, namun setidaknya kita pernah bekerjasama dengan orang lain dan punya pengalaman di bidang tersebut.

Faktor keberhasilan dari sebuah usaha

Keinginan untuk berwirausaha pasti banyak dimiliki orang, sayangnya hanya sedikit dari mereka yang berani bergerak. Tapi, kalau cuma mikirin konsep doang dan gak ada tindakan ya gak bakal jalan-jalan itu bisnis. Investasi Anda menjadi bisnis yang berhasil jika mampu berpindah dari kategori sekedar memberikan upah menjadi memberikan kontribusi profit actual. Real profit adalah tunai yang tersisa setelah upah yang dikeluarkan.

Belajar dengan hal-hal baru mengenai suatu hal atau konsep bisnis merupakan ciri khas wirausaha sukses. Anda dapat belajar ilmu terbaru yang bersumber dari internet, teman bahkan anda tak perlu malu belajar dengan wirausaha lain tentang hal baru meskipun wirausaha tersebut belum sepengalaman anda. Jika seorang eksekutif menolak sistem informasi perusahaan, perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan dukungan.

Jadi sebelum memulai usaha, sebaiknya Anda sudah memiliki modal yang cukup untuk bidang usaha yang akan Anda jalani agar kedepannya bisa berjalan dengan lancar. Karena wirausaha adalah dunia yang dinamis, kamu gak bakal bisa sukses hanya dengan modal uang saja. “Menurut saya, kesenjangan pengetahuan utamanya adalah kita tidak mengetahui tingkat keberhasilan proyek restorasi, karena biasanya orang hanya melaporkan hasil dan memiliki knowledge tentang proyek yang berhasil,” kata Brancalion. Sumber daya yang digunakan untuk menanam pohon yang salah di tempat yang salah akan terbuang percuma dan akan lebih baik digunakan untuk intervensi berbeda, tambahnya.

Jika Anda ingin menjalankan usaha dengan produk yang harganya sedikit tinggi, sebaiknya pilih lokasi yang daya belinya cukup tinggi (misalnya di kota – kota besar). Sedangkan bila ingin menawarkan produk dengan harga yang relatif murah, tidak akan jadi masalah jika Anda memilih lokasi usaha yang daya beli masyarakatnya kurang untuk. Karena konsumen di daerah tersebut lebih mementingkan harga murah, dibandingkan memperhatikan kualitas produk yang dijual.

Bersikap terbuka dan fleksibel untuk berubah sesuai kebutuhan sangat penting untuk usaha kewirausahaan. Perubahan teknologi, pengenalan produk baru dan persaingan dari pasar dunia membuat hal ini penting. Pengusaha harus dapat dengan cepat merespon dan beradaptasi kembali dengan kondisi yang berubah untuk tetap berada di puncak.

Kamu tidak perlu menjadi anak orang kaya dulu ketika ingin mendirikan usaha. Jadi, kamu harus bisa memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam menjalankan usahanya ini. Dengan berwirausaha seseorang bisa lebih bebas mengekspresikan diri, menyalurkan ide-idenya, dan mengukur akan seperti apa keberhasilan usaha miliknya.

Lebih lanjut, penelitian Aidis et al menunjukkan bahwa entitas usaha yang dijalankan oleh entrepreneur yang tidak memiliki pengalaman usaha disebut sebagai (“nascent entrepreneur”) tidak dapat menghasilkan keuntungan yang memadai. Entitas usaha yang paling dinamis adalah yang termasuk dalam “middle category” yaitu dengan pengalaman kewirausahaan antara 2 sampai sixteen tahun. Jika bisa meyakinkan pemilik tempat usaha, kita bisa memilih cara bagi hasil untuk menempati tempat usaha tersebut. Pilihan ini bisa menekan besarnya modal investasi usaha, sekaligus mampu menjamin kelanggengan usaha yang akan kita jalankan. Besarnya bagi hasil sebisa mungkin cukup memuaskan pemilik tempat. Untuk memudahkan perhitungan dan menghindari munculnya konflik serta terjaminnya kerahasiaan sistem usaha kita, sebaiknya dasar perhitungan bagi hasil adalah nilai omzet/pendapatan kotor, bukan hasil keuntungan usaha.

Selain berbisnis lewat BSC, Etsa juga membangun bisnis lukis dengan media kain yang ia beri nama Etsa Tera. Media kain pun digunakan karena menurutnya media kanvas akan memakan banyak tempat. “Saya merasa ini merupakan prospek bisnis ketika lukisan pertama saya laku hingga a hundred juta rupiah,” ungkapnya perempuan asal Surabaya ini. , yaitu perusahaan atau individu yang membantu perusahaan dalam menemukan konsumen. Salah satu contoh, sebua bisnis yang menggunakan teknologi untuk menyimpan data base pelanggan mereka tentunya harus punya keamanan yang baik pada sistem mereka. Ketidakmampuan dalam menjaga keamanan sistem bisa mengakibatkan data konsumen Anda hilang dari knowledge base, tentunya ini sangat fatal bagi sebuah bisnis yang membutuhkan database konsumen.

Dengan bermodal uang Rp5 juta dan pinjaman Rp70 juta dari ayahnya, ia membeli salah satu cabang yang kebetulan ditawarkan untuk diambilalih seharga Rp175 juta. Sisanya yang sebesar Rp100 juta dibayar dengan dicicil dari keuntungan setiap semester. Siapa sangka pemuda yang tidak pernah lulus SMA itu akhirnya menjadi pengusaha sukses yang dapat menginspirasi siapa pun yang mendengar kisahnya. Bisnis maskapai penerbangannya juga berawal dari bisnis perikanan tersebut. Setelah melihat potensi wilayah tempat tinggalnya, Pangandaran, sebagai penghasil ikan, Susi lantas memanfaatkannya sebagai peluang bisnis dan beralih ke usaha perikanan. Eddy Soeryanto Soegoto sendiri merupakan seorang akademisi dari Universitas Komputer Indonesia yang banyak menulis buku khususnya untuk buku-buku seputar bisnis, manajemen dan kewirausahaan.