Cara Mengatasi Saham Turun, Jangan Panik!

Tentu saja, uang tersebut akan saya pindah ke saham yang lebih baik atau untuk menunggu saham tadi dengan harga jauh lebih murah. Jika demikian, kenapa kita tidak membeli lebih banyak di saat sale? Silakan saja meng-update pergerakan saham asal jangan terbawa suasana. Meski demikian, IHSG diproyeksikan terkoreksi imbas pelemaham bursa saham global sebagaimana dilaporkan Tim Riset Samuel Sekuritas dikutip dari Antara. Meski dibuka menguat, IHSG diprediksi melemah pada perdagangan hari ini, 10 Juni 2020.

Begitupun sebaliknya, bila pergerakan harga saham kurang bagus atau turun maka IHSG pun akan ikut turun. Dan fluktuasinya harga saham ini disebabkan salah satunya adalah karena pengukuran nilai saham itu sendiri yang hampir tidak pernah menggunakan indikator basic kinerja dan keuangan perusahaan itu sendiri. Kebijakan pemerintah juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga saham suatu perusahaan meskipun kebijakan tersebut belum teralisasi atau dalam tahap wacana. Contoh kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi harga saham adalah kebijakan perseroan, kebijakan utang, kebijakan ekspor impor, dan lain sebagainya. Bagi pimpinan perusahaan yang tahu persis tentang psikologi pasar saham serta mengerti bagaimana kondisi kesehatan perusahaannya, mereka tidak akan panik. Karena mereka tahu ketika harga saham turun, maka akan banyak investor yang mau beli.

Ratusan saham yang terdaftar di BEI akan dikategorikan dalam beberapa sektor, misalnya perbankan, properti, retail, perkebunan, pertambangan, dan lainnya. Di situs BEI terdapat daftar harga saham perusahaan yang terdaftar, kemudian dirangkum dalam Indeks Harga. Indeks ini mencakup semua harga saham biasa dan preferensi yang tercatat dalam BEI. Artinya, pergerakan indeks menggambarkan apakah pasar saham sedang aktif atau lesu.

Dampak aksi korporasi ini akan menyababkan perubahan yang bersifat elementary dalam perusahaan. Contoh dari aksi korporasi dalam perusahan ini adalah terjadinya marger, akuisisi, dan proper issue. Ketika dulu pas pertama primary saham, saya menggunakan modal 50 juta, kemudian naik menjadi sekitar 60 juta dalam tempo 2-3 bulan. Naasnya, dihajar gelombang penurunan indeks hingga nilai portofolio hanya menjadi 30 jutaan. Karena mindset saya berusaha mengikuti Warren Buffet, ga diotak atik tuh. Saya selalu yakin bahwa memiliki buying and selling plan akan selalu membantu semua trader dan investor.

Saat di tahun 2008, ada krisis yang timbul karena dipucu dengan skandal sub – prime mortgage di Amerika Serikat. Hal ini ternyata berdampak besar pada pasar modal yang berada di seluruh dunia, dimana tiba – tiba terjadi kolaps. Dan di tahun 2020, terjadinya pandemi virus corona yang merebah di seluruh di dunia ini memicu kembali kekhawatiran akan terimbasnya pada pasar saham yang ada di Indonesia. Lantas untuk bisa menghadapi kondisi seperti itu lagi apa yang harus dilakukan?

Mengapa harga saham menurun

Setelah kita tahu faktor yang menggerakkan harga saham, silakan cermati faktor-faktor tersebut dan memanfaatkannya untuk investasi saham yang menguntungkan. Selain itu, kapitalisasi pasar saham turun 2,85 persen menjadi Rp 7.a hundred and one,43 triliun selama sepekan. Semua hal itu sangat mungkin bisa terjadi dalam dunia perusahaan dan saham. Misalnya saja saham perusahaan terus anjlok hingga bertahun-tahun yang menyebabkan para investor lari. Tidak masalah jika perusahaan masih revenue dari kegiatan usaha yang dilakukan.

Alasannya tentu Anda harus memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari, dan tidak bijak ketika saham turun, ternyata uangnya disitu semua. Wall Street ditutup melemah akibat aksi ambil untung melanda bursa AS setelah seminggu terakhir mengalami kenaikan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,09 persen, dan indeks S&P 500 melemah zero,seventy eight persen. Namun, berinvestasi saat harganya murah merupakan sebuah langkah baik untuk jangka panjang.

Dampak wabah Covid-19 cukup besar terhadap perekonomian secara global dan nasional. Pemerintah, korporasi dan pengusaha memerlukan waktu untuk kembali pulih seperti sebelum terjadinya wabah. Dalam 3 tahun harga-harga saham yang tercermin dalam IHSG memiliki waktu yang cukup untuk kembali ke level 6.300 atau tumbuh lebih dari 30% dari level yang ada saat ini. Untuk mencari jawaban pertanyaan ini yuk kita lihat dan pelajari apa yang sudah dilakukan oleh salah seorang investor paling sukses di seluruh dunia, Warren Buffet. Sebab yang bagus akan meningkatkan permintaan yang tinggi untuk saham, dan menghasilkan akibat yang bagus .