Pergerakan Ihsg Cenderung Tertahan, Pantau 8 Saham Ini

Pada penutupan perdagangan hari ini terdapat 283 saham menguat, 209 saham melemah, dan 153 saham stagnan dengan transaksi perdagangan mencapai Rp11,7 triliun. Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mencermati, pada sesi pertama IHSG sempat menguat cukup signifikan pergerakan bursa Amerika Serikat. Akan tetapi, IHSG akhirnya ditutup melemah karena profit taking setelah dua hari terakhir menguat signifikan. Melihat kondisi ini, Angaraksa memperkirakan, saham-saham barang konsumen akan menjadi penopang pergerakan IHSG di bulan Februari.

Dengan pergerakan itu, kamu bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli dan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham. Harga saham sangat terpengaruh dengan kondisi inside dan eksternal perusahaan. Diperkirakan daya beli dan daya jual akan menurun dan para investor menyikapinya dengan melakukan aksi jual saham. Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga beranggapan sama. Menurutnya, pola pergerakan IHSG hingga saat ini masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan peluang koreksi yang masih terlihat belum akan berakhir. IHSG juga sering dijadikan pembanding atau benchmark oleh manajer investasi yang mengelola dana masyarakat untuk diinvestasikan di instrumen investasi seperti saham.

Jadi, Anda bisa mencatat seluruh transaksi laporan keuangan Anda dengan cepat. Cut loss adalah suatu kondisi ketika ada investor yang lebih memilih untuk kembali menjual sahamnya kembali. Disisi lain, ada juga istilah Hold yang memiliki arti menahan saham yang dimilikinya. Dilansir dari laman Warta Ekonomi, IHSG bisa dijadikan sebagai suatu patokan yang bisa dipercaya untuk bisa melihat kondisi bursa saham pada hari tersebut. Dari pantauannya, momentum puasa, lebaranan, dan mudik yang biasanya diidentikan dengan sentimen pada saham-saham ritel dan konsumer, saat ini, tidak banyak berpengaruh pada pergerakan saham.

Pergerakan dan IHSG saham

Kehadirannya bertujuan untuk efektivitas kegiatan operasional transaksi. Kedua bursa tersebut mulai bergabung dan dioperasikan pada tanggal 1 Desember 2007 sebagai Bursa Efek Indonesia. Indeks ini akan mengukur performa ke 2 saham yang dipilih oleh Komite Indeks Bisnis Indonesia.

Data elementary ekonomi Indonesia yang kuat juga menjadi sentimen positif. Di Market Movers pekan ini, Direktur Utama Trimegah Asset Management memprediksi pasar investasi awal bulan Juni tidak jauh berbeda dengan kondisi bulan Mei lalu. Kepala Riset NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar mengamati, pergerakan IHSG sebenarnya sempat menguat di awal perdagangan Januari ini. Hingga akhirnya, beragam sentimen negatif menerpa dan menekan IHSG beberapa waktu terakhir.